Alur Pengerjaan Proyek

Membangun ruang operasi bukan sekadar pekerjaan konstruksi. Dibutuhkan pemahaman mendalam mengenai standar medis, sistem tata udara, kontrol tekanan ruangan, hingga pemilihan material yang mendukung lingkungan steril.

1. Konsultasi Awal

Kami mempelajari kebutuhan proyek, jenis pelayanan rumah sakit, serta target spesifikasi ruang operasi yang akan dibangun.

2. Survey Lokasi

Tim melakukan survei lapangan untuk memahami kondisi bangunan, utilitas yang tersedia, dan potensi tantangan teknis..

3. Perencanaan Teknis

Engineer menyusun gambar kerja, spesifikasi material, sistem mekanikal-elektrikal, serta estimasi biaya proyek.

4. Penawaran dan Kontrak

Setelah seluruh spesifikasi disetujui, kami menyiapkan proposal teknis, jadwal pelaksanaan, serta kontrak kerja yang transparan.

5. Pelaksanaan Instalasi

Seluruh pekerjaan dilakukan oleh tenaga ahli dengan pengawasan ketat agar setiap tahapan sesuai standar mutu dan keselamatan..

6. Testing & Commissioning

Sebelum diserahterimakan, seluruh sistem diuji untuk memastikan performa sesuai spesifikasi desain.

7. BAST ( BERITA ACARA SERAH TERIMA)

Tahap akhir proyek berupa proses Berita Acara Serah Terima (BAST) sebagai bukti bahwa seluruh pekerjaan telah selesai dilaksanakan sesuai ruang lingkup, spesifikasi teknis, dan standar mutu yang telah disepakati. Setelah dilakukan pemeriksaan bersama dan seluruh sistem dinyatakan berfungsi dengan baik, proyek secara resmi diserahterimakan kepada pelanggan.

Konsultasikan Proyek Anda

Perencanaan ruang operasi memerlukan ketelitian sejak tahap awal agar investasi berjalan efisien dan sesuai standar yang berlaku. Tim Kontraktor MOT siap membantu mulai dari konsultasi, penyusunan konsep, desain teknis, hingga pembangunan ruang operasi secara menyeluruh dengan pendekatan profesional, transparan, dan berorientasi pada kualitas.

ยฉ 2026 All Rights Reserved.